WAKATOBI, SEGMENSULTRA.COM – Di sela-sela kunjungan kerjanya di Pulau Kaledupa, Bupati Wakatobi Haliana melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Jami Jabal Nur di Desa Darawa, Kecamatan Kaledupa Selatan, Rabu (23/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda kunjungan kerja Bupati setelah memimpin rapat koordinasi bersama jajaran pemerintah kecamatan.
Prosesi peletakan batu pertama berlangsung khidmat dan disaksikan masyarakat Desa Darawa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat daerah. Pembangunan masjid tersebut diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Haliana menyampaikan keyakinannya bahwa Masjid Jami Jabal Nur akan berdiri sebagai rumah ibadah yang representatif. Berdasarkan laporan panitia pembangunan, kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai sekitar Rp650 juta.
“InsyaAllah masjid ini akan menjadi masjid yang megah. Di tengah keterbatasan anggaran, dengan kebutuhan kurang lebih Rp650 juta, saya yakin hasilnya akan baik. Itu pasti megah. Namun megahnya gedung masjid tidak akan berarti apa-apa kalau tidak dibarengi dengan megahnya jamaah,” ujar Haliana.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama pembangunan masjid bukan semata menghadirkan bangunan yang indah, melainkan menciptakan tempat ibadah yang nyaman sehingga masyarakat semakin terdorong untuk memakmurkannya melalui berbagai aktivitas keagamaan.

“Kita membangun masjid yang bagus bukan untuk dipamerkan, tetapi agar masyarakat merasa nyaman beribadah. Harapan kita, dengan masjid yang baik dan indah, masyarakat semakin bangga dan tulus datang memakmurkan masjid. Itulah yang paling penting,” katanya.
Haliana juga mengajak masyarakat untuk terus bersyukur atas potensi sumber daya alam yang dimiliki Desa Darawa. Menurutnya, hasil kelautan seperti rumput laut dan sektor perikanan merupakan anugerah yang harus dikelola dengan baik sehingga dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat, termasuk mendukung pembangunan sarana ibadah.
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Jami Jabal Nur, Kasim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan para donatur yang telah memberikan dukungan sehingga pembangunan masjid dapat dimulai.
Ia menjelaskan, total anggaran yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pembangunan diperkirakan sekitar Rp650 juta. Hingga saat ini, panitia telah menghimpun dana awal sebesar Rp120 juta yang seluruhnya berasal dari swadaya masyarakat.
“Kami memohon doa restu serta dukungan dari seluruh masyarakat agar pembangunan Masjid Jami Jabal Nur diberikan kelancaran, kemudahan, dan keberkahan oleh Allah SWT sehingga dapat selesai tepat waktu serta memberi manfaat sebesar-besarnya bagi umat,” ungkap Kasim.
Pada kesempatan tersebut, Kasim juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan peletakan batu pertama. Ia berharap seluruh pihak dapat terus memberikan dukungan sehingga pembangunan masjid berjalan sesuai rencana dan menjadi amal jariah bagi setiap orang yang berpartisipasi.
Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Jami Jabal Nur turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Wakatobi, Camat Kaledupa Selatan, Kapolsek Kaledupa Selatan, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kaledupa dan Kaledupa Selatan, Kepala Desa Darawa dan Kepala Desa Langge, Ketua TP PKK Kecamatan Kaledupa Selatan, para kepala sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para donatur yang memberikan dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah tersebut.(Adm)
