WAKATOBI, SEGMENSULTRA.COM – Bupati Wakatobi, H. Haliana, melantik 113 pejabat yang terdiri atas pejabat administrator, pejabat pengawas, serta guru yang ditugaskan sebagai kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wakatobi.
Pelantikan berlangsung di Gedung Dharma Wanita Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Senin (31/8/2026).
Dari 113 pejabat yang dilantik, sebanyak 78 orang merupakan pejabat administrator dan pejabat pengawas, sedangkan 35 orang lainnya merupakan guru yang ditugaskan sebagai kepala sekolah.
Pelantikan pejabat administrator dan pejabat pengawas berdasarkan Keputusan Bupati Wakatobi Nomor 100.3.3.2/780 Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Wakatobi.
Sementara penugasan guru sebagai kepala sekolah berdasarkan Keputusan Bupati Wakatobi Nomor 100.3.3.2/781 Tahun 2026 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wakatobi.
Dalam sambutannya, Haliana menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Ia meminta amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Selamat dan sukses kepada saudara-saudara yang baru saja dilantik sebagai pejabat administrator, pejabat pengawas dan kepala sekolah. Kiranya amanah yang akan diemban nantinya dapat dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujarnya.
Haliana juga mengapresiasi Tim Evaluasi Kinerja dan Tim Seleksi yang telah menjalankan seluruh tahapan hingga Pemerintah Kabupaten Wakatobi memperoleh Persetujuan Teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Menurutnya, proses pengisian jabatan pada tahun ini berbeda dengan periode sebelumnya. Pengisian jabatan administrator, pengawas, maupun penugasan guru sebagai kepala sekolah harus melalui tahapan seleksi, penilaian kinerja hingga pengusulan persetujuan teknis kepada BKN.
“Proses pelantikan di tahun ini tidak sama dengan yang dulu. Periode yang lalu untuk eselon III, IV dan kepala sekolah sepenuhnya kewenangan bupati sebagai PPK. Tetapi dengan peraturan baru dari BKN, untuk eselon III, baik III/a, III/b, IV dan kepala sekolah kita harus melakukan seleksi, melakukan penilaian kinerja sekaligus mengusulkan persetujuan teknis atau Pertek,” jelasnya.
Haliana menegaskan, pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Wakatobi memperkuat tata kelola birokrasi berbasis merit system. Proses pengisian dan pengangkatan jabatan ASN dilakukan dengan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Proses tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, serta Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah, dan telah memperoleh persetujuan tertulis dari BKN,” jelas Haliana.
Ia juga mengingatkan seluruh ASN agar mengubah pola pikir dalam bekerja. Menurutnya, birokrasi pemerintahan tidak boleh hanya berfokus pada terlaksananya sebuah program, tetapi harus mampu memastikan setiap program memberikan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat.
“Birokrasi saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada pelaksanaan program, tetapi harus mampu menghasilkan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Haliana meminta setiap ASN memastikan program yang dijalankan memiliki capaian yang jelas dan target yang terukur. Pelaksanaan program serta penggunaan anggaran juga harus menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas dan integritas.
“Yang wajib menjadi perhatian setiap ASN, dari setiap program harus mencapai capaian yang jelas, target yang terukur, serta pelaksanaan program dan penggunaan anggaran yang menjunjung tinggi akuntabilitas dan integritas,” katanya.
Di akhir sambutannya, Haliana mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing serta menjaga kepercayaan yang telah diberikan. Ia berharap pejabat yang dilantik mampu bekerja secara profesional dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Wakatobi.(Adm)
