BerandaNewsBaubauJelang Porprov 2026, IMI Sultra Sebut Baubau Punya Bibit Pembalap Potensial

Jelang Porprov 2026, IMI Sultra Sebut Baubau Punya Bibit Pembalap Potensial

BAUBAU, SEGMENSULTRA.COM – Sejumlah pembalap motor mengikuti latihan sekaligus seleksi di Terminal Lakologou, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau, sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara 2026.

Kabid Pengembangan Bisnis dan Promosi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Sulawesi Tenggara, Budi Amin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian persiapan menghadapi Porprov Sultra ke-15, khususnya pada cabang olahraga bermotor.

“Yang kita saksikan sore ini adalah salah satu rangkaian persiapan rekan-rekan olahraga untuk Porprov ke-15 tingkat Sulawesi Tenggara di cabang olahraga bermotor,” kata Budi Amin. Minggu 25 Oktober 2026.

Kabid Pengembangan Bisnis dan Promosi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Sulawesi Tenggara, Budi Amin, saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media terkait seleksi pembalap untuk Porprov Sultra 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses seleksi untuk mencari pembalap yang nantinya akan mewakili Kota Baubau pada Porprov 2026.

Namun, proses seleksi tidak hanya menyasar pembalap pemula dari Kota Baubau. IMI juga memberikan kesempatan kepada pembalap dari sejumlah daerah di wilayah Kepulauan Buton.

“Ada yang dari Buton Selatan, ada yang dari Buton, ada mungkin juga dari Buton Tengah,” ujarnya.

Budi mengatakan jumlah pembalap yang akan dipilih untuk memperkuat Kota Baubau belum dapat ditentukan karena proses penjaringan masih berlangsung melalui Korwil IMI Kota Baubau.

Ia menilai Kota Baubau memiliki potensi pembalap yang cukup baik dan dapat dikembangkan untuk bersaing pada ajang yang lebih tinggi.

“Karena Kota Baubau ini punya bibit yang bagus dalam konteks mempersiapkan pembalap-pembalap untuk sampai ke event yang lebih tinggi lagi,” katanya.

Budi berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap olahraga bermotor, termasuk dalam penyediaan fasilitas latihan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk menyalurkan minat dan bakat generasi muda di bidang otomotif.

“Saya berharap apa yang disaksikan hari ini bisa membuka mata pemerintah daerah bahwa sesungguhnya olahraga bermotor ini tidak bisa kita abaikan begitu saja,” ujarnya.

Ia juga menyoroti belum tersedianya sirkuit yang memadai di Kota Baubau. Menurutnya, fasilitas tersebut penting untuk menunjang pembinaan pembalap secara berkelanjutan.

“Harusnya pemerintah Kota Baubau bisa memberikan ruang kepada pecinta otomotif dan pembalap-pembalap ini,” katanya.

Budi berharap pemerintah daerah bersama IMI dapat berdiskusi untuk menentukan lokasi yang tepat apabila pembangunan sirkuit di Kota Baubau dapat direalisasikan.

“Kita berdiskusi di mana kira-kira titik yang tepat untuk bagaimana bisa dibangunkannya sirkuit di Kota Baubau,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua IMI Kota Baubau, Noor Dhani, mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan atlet secara profesional untuk menghadapi Porprov Sultra 2026.

Ketgam: Ketua IMI Kota Baubau, Noor Dhani.

Menurutnya, proses seleksi dilakukan dengan mengedepankan kualitas atlet agar pembalap yang terpilih mampu bersaing dan memberikan prestasi bagi Kota Baubau.

“Tujuan kita mempersiapkan atlet seprofesional mungkin untuk Porprov 2026, dengan mengedepankan asas profesionalisme dan kualitas atlet,” kata Noor Dhani.

Ia menjelaskan, terdapat delapan kelas yang dipertandingkan pada Porprov 2026, terdiri dari empat kelas utama dan empat kelas sporting race. Seleksi yang dilakukan saat ini difokuskan untuk menjaring pembalap, termasuk dari kelas pemula.

Pembalap yang dinilai memiliki potensi akan dipersiapkan mengikuti Training Center (TC) di Kolaka sebagai bagian dari persiapan menghadapi Porprov 2026.

Noor Dhani menyebutkan, saat ini terdapat sekitar delapan hingga 10 atlet yang diproyeksikan memperkuat Kota Baubau. Penentuan atlet akan mempertimbangkan kualitas, kondisi fisik, serta kesiapan mental.

“Kita mencari atlet yang memiliki kualitas, fisik yang baik dan mental yang matang untuk bisa meraih medali,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah Kota Baubau memberikan dukungan penuh terhadap persiapan atlet, terutama dalam menghadapi keterbatasan anggaran.

Menurutnya, dukungan pemerintah sangat penting untuk menjaga semangat para atlet selama menjalani proses latihan dan persiapan menuju Porprov Sultra 2026.(Adm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berapakah 2 + 7 ?

Iklan

Berita Populer