BUTON SELATAN, SEGMENSULTRA.COM – Perjalanan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kepulauan Buton tidak terlepas dari proses panjang membangun struktur dan memperkenalkan partai kepada masyarakat. Salah satu sosok yang terlibat dalam proses tersebut adalah Asis Lauto.
Sejak 2018, Asis ikut melakukan konsolidasi PSI di sejumlah wilayah Kepulauan Buton. Saat itu, PSI masih menghadapi tantangan dalam rekrutmen kader dan penerimaan masyarakat.
“Waktu itu PSI masih sangat baru. Kami harus bekerja dari awal, memperkenalkan partai, mencari kader dan membangun kepercayaan masyarakat,” kata Asis, Selasa (22/9/2026).
Kepercayaan melakukan konsolidasi diberikan Ketua DPW PSI Sultra saat itu, Kasra Munara. Dari Baubau, Asis kemudian membangun komunikasi dengan sejumlah tokoh untuk mencari figur yang dapat membantu membentuk kepengurusan PSI di daerah.
Ia sempat berkomunikasi dengan almarhum A.S. Tamrin untuk membangun PSI di Kota Baubau. Namun, rencana tersebut tidak terealisasi setelah A.S. Tamrin sakit dan meninggal dunia.
Konsolidasi berlanjut ke Buton Selatan, Buton, Buton Tengah hingga Wakatobi. Di Buton, komunikasi dengan seorang mantan lurah menghasilkan kesediaan memimpin DPD PSI. Sementara di Buton Tengah, seorang mantan dosen juga menyatakan kesediaannya bergabung dalam kepengurusan.
“Prinsipnya, kami tidak boleh berhenti hanya karena satu atau dua orang belum bersedia. Kami terus melakukan komunikasi dan mencari orang yang punya komitmen untuk membangun partai,” ujarnya.
Perjalanan tersebut kemudian membawa Asis dipercaya menjadi Ketua DPD PSI Buton Selatan periode 2019–2024. Ia ikut membangun struktur organisasi sekaligus memperluas pengenalan PSI kepada masyarakat.
Kini, Asis kembali dipercaya dalam kepengurusan DPD PSI Buton Selatan sebagai Sekretaris, mendampingi La Ode Risawal yang dipercaya sebagai Ketua DPD.(Adm)

