WAKATOBI, SEGMENSULTRA.COM – Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin Wakatobi Maritim Gelombang 115 resmi dilepas kembali ke Makassar. Prosesi pelepasan berlangsung di Kantor Bupati Kabupaten Wakatobi, Selasa (10/2), dipimpin Wakil Bupati Safia Wualo.
Kegiatan dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Wakatobi, jajaran pemerintah kecamatan dan desa, IKA Unhas Wakatobi, serta pelajar dari sejumlah SMA. Pelepasan mahasiswa tahun ini berbeda karena dirangkaikan dengan Expo KKN yang menampilkan hasil program kerja empat posko: Liya Togo, Mola Nelayan Bakti, Wapia-pia, dan Waginopo.
Dalam expo tersebut, tamu undangan mengunjungi setiap stan. Posko Liya Togo menampilkan kekayaan budaya melalui presentasi mahasiswa menggunakan busana adat, katalog sarung tenun, kerajinan tangan, peta lapisan Benteng Liya hasil ekspedisi, serta buku pelatihan dan modul program kerja.
Posko Wapia-pia memperkenalkan budidaya ulat maggot sebagai solusi pengolahan sampah organik. Posko Mola Nelayan Bakti menampilkan nugget ikan tuna hasil pelatihan kepada masyarakat Suku Bajo. Sementara Posko Waginopo memamerkan inovasi tempat sampah sebagai upaya mengurangi penumpukan sampah desa.
Safia Wualo mengapresiasi pelaksanaan KKN-T tahun ini yang dinilai paling meriah sejak kegiatan KKN berlangsung di Wakatobi.
“Pelepasan KKN kali ini adalah yang paling meriah yang pernah dilakukan di Kabupaten Wakatobi. Ini menjadi kali pertama digelarnya Expo KKN sehingga kami dapat melihat langsung hasil program kerja mahasiswa, bukan melalui presentasi saja. Pemerintah daerah juga akan mengunjungi desa lokasi KKN untuk melihat dampaknya. Kami menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa dan koordinator KKN atas pengabdian yang dilakukan,” ujarnya.
Koordinator KKN-T Wakatobi, Muhammad Vispari, turut menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, kolaborator, dan pihak swasta yang mendukung pelaksanaan program. Ia menegaskan keberhasilan KKN pertama Unhas di Wakatobi tercapai karena kolaborasi lintas pihak.(Adm)
