More

    5 Berita terbaik

    Jangan Lewatkan

    Pemkot Baubau Siapkan Relokasi Aktivitas Pasar Wameo ke Terminal Warumusio, Targetkan Pasar “Naik Kelas”

    BAUBAU, SEGMENSULTRA.COM Pemerintah Kota Baubau menyiapkan langkah penataan besar di kawasan pusat perdagangan. Dalam rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin Wakil Wali Kota Wa Ode Hamsinah Bolu, dibahas rencana penertiban sekaligus pengalihan sebagian aktivitas pasar dari Pasar Wameo menuju Terminal Warumusio.

    Rapat yang berlangsung di aula lantai II tersebut menekankan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari program revitalisasi pasar agar lebih bersih, tertata, dan representatif.

    “Pasar Wameo harus naik kelas. Kita ingin mewujudkan pasar yang bersih, di mana Terminal Warumusio akan difungsikan sebagai pasar penunjang. Jika ini sukses, ini adalah kemenangan besar bagi Kota Baubau,” tegas Wakil Wali Kota.

    Pemkot menilai tingginya mobilitas masyarakat dan aktivitas perdagangan selama ini memicu kesan semrawut. Melalui relokasi sebagian aktivitas ke terminal, kawasan pasar diharapkan berubah menjadi area perdagangan yang lebih nyaman sekaligus menghadirkan pusat grosir dan retail penyangga.

    Terkait status lahan terminal yang merupakan aset provinsi, Pemkot mengaku telah berkomunikasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan memperoleh persetujuan pemanfaatan.

    “Prinsipnya Pak Gubernur mendukung. Aset provinsi yang belum dimanfaatkan dapat digunakan sepanjang tidak mengganggu fungsi utama terminal. Hal ini juga berpotensi meningkatkan PAD melalui sektor parkir,” ungkapnya.

    Ia juga mengingatkan seluruh OPD, mulai Satpol PP, Dinas PU hingga pemerintah kecamatan dan kelurahan agar mengedepankan pendekatan persuasif kepada pedagang.

    “Jika dari sepuluh masalah, tiga saja bisa terpecahkan, itu sudah kemajuan. Yang penting kita kompak demi pelayanan terbaik bagi masyarakat Baubau,” tutupnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM, Suarmawati, menjelaskan penataan lapangan dijadwalkan berlangsung 14–16 Maret 2026. Sebelum pelaksanaan, Dinas Perhubungan akan melakukan sosialisasi kepada sopir kendaraan yang selama ini berdagang di bahu jalan.

    “Harapan kami, tidak ada lagi yang menjual di luar lapak dan kios. Setelah relokasi mobil dilakukan, pedagang harus masuk ke lapak yang telah disediakan,” ujarnya.

    Selain penataan lapak, Dinas Lingkungan Hidup bersama Pemadam Kebakaran akan melakukan pembersihan dan penyiraman area pasar menjelang Ramadan. Dinas Perhubungan juga akan menambah penerangan jalan di sekitar pasar.

    Tak berhenti di situ, sebanyak 30 pedagang buah dari kawasan Lembah Hijau akan direlokasi ke Pasar Wameo melalui sistem undian agar pembagian lapak berlangsung adil. Pemerintah berharap rangkaian langkah ini menjadi awal perubahan wajah pusat perdagangan Baubau menuju kawasan yang lebih tertib dan nyaman.(Adm)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini