WAKATOBI, SEGMENSULTRA.COM – Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Wangi-Wangi, Mahadula, membantah keras tudingan yang menyebut sekolah yang dipimpinnya menolak Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program unggulan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Tudingan tersebut beredar di media sosial Facebook melalui sebuah unggahan di akun Wakatobi Online yang bersumber dari akun anonim. Dalam unggahan itu, SMPN 1 Wangi-Wangi disebut menolak pelaksanaan MBG, bahkan dikaitkan dengan isu dugaan korupsi.
Mahadula menegaskan informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan. Ia menyebut unggahan itu mencederai dunia pendidikan dan menciptakan persepsi keliru di tengah masyarakat.
“Itu hoaks. SMPN 1 Wangi-Wangi tidak mungkin menolak MBG. Bahkan kami sudah menandatangani MoU untuk pelaksanaan MBG dan siap menerima program tersebut di sekolah,” ujar Mahadula, Kamis (4/2/2026).
Ia menjelaskan, sejak awal pihak sekolah mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat terkait MBG. Program tersebut dinilai membawa dampak positif bagi peserta didik, khususnya dalam pemenuhan gizi dan pemerataan akses makanan sehat di lingkungan sekolah.
Menurutnya, kehadiran MBG memungkinkan seluruh siswa menikmati makanan yang sama tanpa pembedaan latar belakang ekonomi.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya program MBG ini. Semua yang menginjakkan kaki di SMPN 1 Wangi-Wangi bisa merasakan makanan yang sama, tanpa membedakan yang mampu dan yang tidak mampu,” katanya.
Mahadula juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas realisasi program tersebut yang sudah dirasakan langsung oleh sekolahnya.
“Saya sebagai Kepala Sekolah SMPN 1 Wangi-Wangi sangat bersyukur kepada Allah dan berterima kasih kepada pemerintah pusat, terutama kepada Bapak Presiden, karena telah memprogramkan MBG. Alhamdulillah, SMPN 1 Wangi-Wangi sudah menikmati MBG,” tutupnya.(Adm)
