More

    5 Berita terbaik

    Jangan Lewatkan

    Turnamen Futsal Liga Anak Telah Usai, SMAN 2 Wangi-Wangi Keluar Sebagai Juara

    WAKATOBI, SEGMENSULTRA.COM – Gelaran Futsal Liga Anak antar pelajar tingkat SMA sederajat yang dilaksanakan Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Wakatobi resmi berakhir. Kompetisi yang digelar sejak 14 Desember itu ditutup pada Sabtu, 20 Desember 2025, dan SMAN 2 Wangi-Wangi keluar sebagai penguasa turnamen setelah tampil konsisten sepanjang pertandingan.

    Ketua AFK Wakatobi, Rahim, menyampaikan bahwa setelah turnamen ini pihaknya bersama pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) akan turun langsung melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah yang masuk empat besar. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyeleksi pemain serta menyiapkan program kerja menuju kompetisi tingkat provinsi.

    “Pada tahun 2026 ajang turnamen futsal tingkat provinsi akan digelar secara besar-besaran seperti Porprov, Liga Nusantara dan lainnya, sehingga kami berharap kepada guru-guru bisa bekerjasama untuk menciptakan atlet atlet muda yang berprestasi di tingkat anak sekolah,” ungkapnya.

    Rahim menegaskan langkah ini merupakan bagian dari upaya pembinaan jangka panjang agar potensi pemain dari Wakatobi dapat berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi. Ia menilai para pelajar sudah menunjukkan antusias besar selama Liga Anak berlangsung.

    Sementara itu, Sekretaris AFK Wakatobi, Harsak, menjelaskan bahwa Liga Anak bukan saja menjadi ruang untuk mencari pemain berbakat, tetapi juga sarana mempererat hubungan antarsiswa. Menurutnya, suasana kompetisi berjalan kondusif dan penuh keakraban.

    “Alhamdulillah selama kegiatan berlangsung belum ada kejadian yang kita inginkan, malah menambah tali silaturahmi antar sesama pemain,” ungkapnya.

    Harsak menambahkan, AFK Wakatobi telah menyiapkan langkah baru untuk memberikan penguatan legalitas bagi para juara. Empat tim terbaik akan dibuatkan akta pendirian sebagai wadah resmi yang memudahkan mereka mengikuti berbagai kegiatan olahraga berikutnya. Legalitas tersebut juga membuka jalan bagi pengakuan formal dari pemerintah daerah.

    “Nanti kami akan buatkan akta pendirian bagi para juara sehingga ke depan mereka langsung diakui oleh semua kalangan, terutama Dispora Kabupaten Wakatobi,” lanjutnya.

    Dengan berakhirnya Liga Anak tahun ini, AFK Wakatobi menaruh harapan besar agar pembinaan futsal di lingkungan pelajar semakin terarah. Para pemain muda dari Wakatobi diharapkan dapat terus berkembang dan membawa nama daerah di kompetisi yang lebih besar pada tahun-tahun mendatang.(Adm)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini